Tampilkan postingan dengan label Liputan Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liputan Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Self Help, Help Others... and Earth!

Community development (Comdev) BEM FISIP UImerupakan sebuah program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Departemen Sosial Masyarakat BEM FSIP UI untuk menjadikan sasaran (peserta) kegiatan ini -pemuda RT 09/03 Kelurahan Kemi Muka Depok- dapat menjadi manusia yang lebih baik -baik secara spiritual maupun finansial-, serta mendatangkan manfaat bagi diri sendiri dan bagi masyarakat di sekitarnya. Untuk mencapai hal tersebut, Sosmas BEM FISIP UI mengadakan berbagai macam kegiatan, antara lain kegiatan pembinaan spiritual dan motivasi serta pembinaan kewirausahaan. Demi menunjang kegiatan kewirausahaan, peserta diberikan berbagai keterampilan: membuat kertas daur ulang, membuat kotak pensil dari botol minuman plastik, dan membuat briket -bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.



Daur Ulang Kertas dan Botol Minuman
Para peserta Comdev pernah diajarkan untuk membuat kertas daur ulang dan kotak pensil dari bahan baku botol minuman plastik. Kedua hal tersebut merupakan pemanfaatan sampah yang telah tidak terpakai lagi. Sampah-sampah kertas BEM FISIP UI kami olah menjadi kertas daur ulang yang cantik. Sedangkan sampah botol-botol minuman yang banyak kami temui di kampus diolah menjadi tempat pensil yang menarik.






Pembuatan Bahan Bakar Briket
Briket ialah sebuah bahan bakar alternatif ramah lingkungan yang bahan bakunya berasal dari sampah serbuk kayu. Mengambil sampah serbuk kayu yang tidak dipakai lagi dari sebuah toko kayu kayu di depok, lantas serbuk kayu tersebut diproses melalui beberapa tahapan, yaitupengarangan, penepungan, pengeleman, pencetakan dan pengeringan, hingga akhirnya menjadi briket. Briket dari serbuk kayu ini merupakan bahan bakar yang murah -sehingga dapat meringankan beban warga sekitar-, serta ramah lingkungan karena merupakan daur ulang dari sampah dan tidak menghasilkan emisi yang tinggi.

Melalui program Comdev ini diharapkan para peserta memiliki motivasi untuk berwirausaha/bekerja, memiliki usaha bersama-sama dan menjalankan usaha tersebut. Program ini diharapkan juga dapat menjadikan para pesertanya sebagai pelopor bagi pemuda setempat lainnya untuk berkembang, dan kemudian dapat mengurangi pengangguran di Depok. Semoga program Comdev ini dapat membantu para peserta meningkatkan kualitas hidupnya. Tidak hanya itu, kami juga berharap pembuatan briket dalam program Comdev ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekitar peserta. Harga bahan bakar briket yang murah, kami harap dapat membantu warga yang sulit mendapatkan gas dan minyak tanah karena melambungnya harga kedua bahan bakar tersebut.

Sekali lagi, Sosmas BEM FISIP UI berharap program Comdev ini dapat membuat pesertanya menolong mereka sendiri, membantu warga sekitar dan  membantu menyelamatkan bumi melalui pemanfaatan barang-barang bekas dan pembuatan bahan bakar yang ramah lingkungan. Self help, help others, and... earth!

Oia, satu hal lagi: Kepada para peserta Comdev, selamat bergabung menjadi sahabat bumi!


Ditulis oleh Rifa Mulyawan
Mahasiswa Ilmu Politik FISIP UI
Kepala Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI


[+/-] Selengkapnya...

BEM FISIP UI Serukan Cinta Lingkungan Melalui FISIP FUN FAIR

Hari ini, baru saja berlangsung sebuah acara yang menjadi program kerja terbesar dari BEM FISIP UI 2008, FISIP FUN FAIR 2009. FISIP FUN FAIR yang sudah diadakan untuk kedua kalinya ini merupakan acara yang bertujuan untuk mengeratkan berbagai komponen yang ada di FISIP UI, seperti dekanat, karyawan, pegawai outsourcing, mahasiswa, pedagang kantin, dan satpam; sekaligus sebagai ajang temu kangen (reuni) alumni.

Terdapat berbagai mata acara dalam rangkaian FISIP FUN FAIR ini, antara lain jalan santai, pagelaran seni dan budaya, aneka permainan, bakti sosial, stand-stand LSM lingkungan, stand jurusan-jurusan di FISIP UI, dan lain sebagainya. Diawali dengan kegiatan jalan santai, FISIP FUN FAIR semakin meriah dengan penampilan permainan angklung Saung Udjo yang mengajak para pengunjung untuk turut serta bermain angklung. Jamaica Cafe, The Professor, The Nunung CS, PSP (Pancaran Sinar Petromaks), dan berbagai penampilan lainnya sangat menghibur para pengunjung. Acara ditutup oleh penampilan dari seorang bintang yang juga merupakan alumni Ilmu Komunikasi FISIP UI, Andien.

Dengan mengusung tema "Evergreen", berbagai mata acara dalam FISIP FUN FAIR 2009 tercium aroma lingkungannya. Lomba-lomba yang diadakan misalnya, terdiri dari lomba estafet menanam pohon dan lomba memilah sampah. Selain itu, seluruh stand-stand jurusan yang ada juga bertemakan lingkungan. Ada stand yang memamerkan berbagai produk daur ulang, informasi-informasi mengenai lingkungan, dan hal-hal menarik lainnya. Pembawa acara dan bintang tamu yang mengisi FISIP FUN FAIR kali ini pun kerap kali mengingatkan pengunjung betapa pentingnya menjaga lingkungan kita. Tidak hanya itu, di berbagai sudut tempat pelaksanaan kegiatan, disediakan tempat sampah agar para pengunjung tidak membuang sampahnya sembarangan.



Sekali lagi, BEM FISIP UI mencoba mengajak para mahasiswa dan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungannya. Berbagai acara dan informasi yang ada di FISIP FUN FAIR kali ini diharapkan dapat mengajak para pengunjung untuk menjadi sahabat bumi. Semoga acara tersebut bermanfaat bagi semua! (RM)

[+/-] Selengkapnya...

Peringati Hari Pohon Sedunia, SOSMAS BEM FISIP UI Membagi-bagikan Pohon

Setiap tanggal 21 November diperingati sebagai Hari Pohon Sedunia. Lantas apa yang bisa kita lakukan dalam rangka memperingati hari pohon tersebut? Sebenarnya banyak hal yang dapat kita lakukan untuk memperingatinya. Tanam pohon, salah satunya. Atas dasar pemikiran tersebut, Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) BEM FISIP UI membagi-bagikan bibit pohon kepada para mahasiswa dan masyarakat umum.

Selama satu minggu, 25 November-1 Desember, Sosmas BEM FISIP UI membagikan pohon secara gratis di lingkungan FISIP UI. Pembagian pohon ini, selain ditujukan untuk mengurangi dampak pemanasan global, juga untuk mengajak para mahasiswa dan masyarakat di lingkungan sekitar kami menjadi sahabat bumi. Ternyata para mahasiswa dan masyarakat umum antusias dengan keberadaan program ini. Dari 500 bibit pohon yang kami sediakan untuk dibagi, ternyata tidak cukup untuk memenuhi permintaan dari para mahasiswa dan masyarakat.

Kami merasa senang, karena ternyata para mahasiswa, dosen, karyawan kampus, dan masyarakat antusias untuk menanam pohon di lingkungan mereka. Semoga pohon-pohon yang mereka terima dan tanam tersebut kelak dapat membawa manfaat yang besar bagi bumi ini. (RM)

[+/-] Selengkapnya...

”Menu Amal, Mari Beri Makan Hati dan Jiwamu”


Ide spontanitas yang kreatif kembali dilontarkan oleh pemuda-pemudi civitas akademisi FISIP UI. Memasuki minggu ke-2 bulan suci Ramadhan tahun ini, kehidupan kampus civitas akademisi FISIP UI disemarakkan oleh kegiatan ”Menu Amal, Mari Beri Makan Hati dan Jiwamu”, sebuah program sosial yang bertema amal untuk memupuk kembali nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian lingkungan.

Kegiatan Menu Amal yang digawangi oleh Yusuf Gumilang dan Nur Hanifah dari Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI dan bekerja sama dengan WWF-Indonesia dan Dompet Dhuafa ini ingin menggugah mahasiswa dan masyarakat kampus untuk mewujudkan tanggung jawab sosial dalam pendidikan, kesejahteraan guru dan konservasi Badak Jawa melalui donasi.

Kegiatan Menu Amal ini tidak hanya berlangsung pada bulan ini namun dilakukan secara berkala disetiap minggu ke-2 dari bulan September sampai dengan November. Terletak cukup strategis di bawah pohon matoa yang sejuk, stand kegiatan yang bertajuk “Warung Amal” menarik perhatian mahasiswa yang berlalu-lalang di dekat tangga Gedung D. Berkeliling dengan seragam waiter, teman-teman panitia dengan ramah memberi berbagai informasi kegiatan sambil menjemput bola untuk menggalang dana kepada calon donatur. Walau “Warung Amal” baru dibuka setengah hari namun pengunjung stand antusias untuk menyisihkan sebagian rezekinya ke kotak donasi.


Kegiatan amal yang diusung oleh temen-teman UI sangat membantu kegiatan kampanye WWF-Indonesia terutama untuk peningkatan penyadartahuan mengenai konservasi Badak Jawa dikalangan civitas akademisi. WWF sebagai organisasi lingkungan dengan jaringan global telah memulai kegiatan di Indonesia sejak awal 1960-an untuk penelitian badak Jawa dan harimau Sumatera dan perlindungan habitatnya.

Sebagai bagian dari kegiatan awareness, RhinoCare program merupakan sebuah inisiasi kampanye yang mengajak masyarakat untuk perduli Badak Jawa melalui adopsi secara simbolis sebagai aksi langsung mereka terhadap konservasi. Dengan adanya kegiatan “Menu Amal” seperti ini maka konservasi Badak Jawa dapat menaruh harapan kepada pemuda-pemudi calon pemimpin bangsa untuk perhatian dan dukungan yang lebih baik lagi di masa depan.


sumber (foto & artikel): http://www.rhinocare.info/home.php?l=ina#

[+/-] Selengkapnya...

UI Sosialisasikan Pemberdayaan Masyarakat

UNIVERSITAS Indonesia (UI) dengan diprakarsai oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik (FISIP) UI, menyelenggarakan Community Development Talk (Com Dev Talk), pada 27 November lalu.

Acara yang diselenggarakan di Balai Sidang UI Depok ini antara lain menghadirkan Prof Dr Isbandi Rukminto,Chief Executive Officer Sampoerna Foundation Ron Perkinson, dan Vivi Yulaswati dari BAPENNAS. Menurut kepala Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI Rifa Mulyawan, acara bertemakan ‘’Empowering You and Your Society’’ baru diadakan untuk pertama kalinya.

Pada dasarnya, acara ini bertujuan menyosialisasikan community development (pemberdayaan masyarakat), sebagai salah satu program untuk memberantas kemiskinan. ”Jika dilihat, masih banyak mahasiswa yang awam dengan istilah community development. Karena itu, kami menggelar acara ini,”ujar Rifa. Com Dev Talk merupakan suatu bentuk kegiatan seminar yang bertujuan memberikan pemahaman bahwa community development merupakan suatu bentuk program pemberdayaan masyarakat strata ekonomi menengah ke bawah.

Di Indonesia, sebanyak 15% penduduk masih hidup di bawah garis kemiskinan. Karena itu, Indonesia perlu meningkatkan pemberdayaan masyarakat agar mampu mandiri dalam mencapai taraf kesejahteraan. Kegiatan ini membuka peluang untuk mengenalkan community development sebagai suatu program alternatif dalam memberdayakan masyarakat.

Di samping itu, kegiatan ini pun juga berusaha untuk mengajak peserta dan masyarakat untuk mengetahui program-program dari community development itu sendiri. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini tidak hanya memberikan materi mengenai community development melalui seminar.Lebih dari itu, Com Dev Talk memberikan kesempatan kepada peserta untuk langsung terjun ke lapangan.

Pada hari kedua, peserta berkunjung ke salah satu daerah sasaran community development, yakni di daerah Tajur, Bogor. Di sana, peserta bertemu dengan fasilitator masyarakat sekitar yang mendapatkan binaan dalam program community development. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memberikan ide kreatif dalam mengembangkan community development di Indonesia ke depan.Masyarakat pun diajak untuk dapat mandiri dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Pemberdayaan yang dilakukan akan mendapatkan hasil yang positif apabila individu dan masyarakatnya dapat menyadari dan melaksanakan program pemberdayaan itu secara baik. (sri noviarni)


sumber : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/191290/

[+/-] Selengkapnya...

350 Orang Ikuti Comdev Talk

Depok, 29 November 2008 – 350 orang yang terdiri dari mahasiswa dan pelaku kegiatan pemberdayaan masyarakat di Depok dan sekitarnya memadati Balai Sidang Wisma BNI Kampus UI Depok untuk mengikuti Seminar dan Workshop Community Development Talk (Comdev Talk) bertema “Empowering You and Your Society” (Memberdayakan Diri dan Masyarakat Sekitar). Seminar dan Workshop yang diselenggarakan pada 28-29 November ini diselenggarakan oleh Departemen Sosial Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP UI, bekerjasama dengan PNPM Support Facility.

Seminar diselenggarakan pada Jum’at, 28 November dengan menghadirkan aspek pemerintahan, praktisi, akademisi, hingga sektor swasta yaitu Prof. Dr. Isbandi Rukminto Adi, Ph.D (Kepala Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UI); Ron Perkinson (CEO Sampoerna Foundation); Vivi Yulaswati (Kepala bidang Penanggulangan Kemiskinan BAPENNAS RI), John Victor Bottini (PNPM Support Facility), dan Armie Robi (Masyarakat Mandiri).


Hari berikutnya, diselenggarakan kunjungan lapangan ke lokasi PNPM Mandiri di wilayah Bogor dan dilanjutkan dengan lokakarya (workshop) dalam kelas yang dipandu oleh Rianingsih Djohani dari Studio Driya Media, Bandung.

“Kegiatan ini merupakan bentuk peran serta kami sebagai mahasiswa untuk mengabdikan diri pada masyarakat. Selama ini mahasiswa dianggap hanya rajin mengkritisi dan berdemo. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin mengajak mahasiswa –mahasiswa lain untuk terjun langsung ke masyarakat dan melakukan perubahan,” ujar Pandu Utama Manggala, Ketua BEM FISIP UI dalam sambutannya.

Sedangkan Enurlaela Hasanah, Task Team Leader Communication Strategy for PNPM Mandiri menyatakan bahwa pihaknya sangat berbahagia dapat mendukung kegiatan ini. “Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat merupakan sebuah proses yang panjang dan kompleks. Peran serta berbagai pihak, termasuk akademisi dan mahasiswa sangat diperlukan untuk mewujudkan program pemberdayaan yang berkelanjutan dalam proses menuju masyarakat yang mandiri,” ungkap Enurlaela.

Indonesia sebagai negara yang memiliki 15 % penduduk di bawah garis kemiskinan, perlu meningkatkan pemberdayaan masyarakat agar mampu mandiri dalam mencapai taraf kesejahteraan. Kegiatan yang memiliki tujuan untuk mengenalkan Community Development sebagai suatu progam alternatif dalam memberdayakan masyarakat, juga berusaha untuk mengajak peserta dan masyarakat untuk mengetahui progam – progam dari Community Development itu sendiri.

Melalui tema “Empowering You and Your Society“ ini, masyarakat diajak untuk dapat mandiri dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Pemberdayaan yang dilakukan akan mendapatkan hasil yang positif apabila individu dan masyarakatnya dapat menyadari dan melaksanakan progam pemberdayaan itu secara baik.

[+/-] Selengkapnya...

Mentoring dan Buka Bersama Comdev

Acara mentoring dan buka bersama Comdev diadakan pada hari Rabu, 24 September 2008, setelah pelatihan branding dan pengemasan produk, di Mushola RT 08/03 Kemiri Muka. Mentoring ini diisi oleh Saudara Bhakti, mahasiswa Kriminologi FISIP UI angkatan 2006 yang saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen Kastrat BEM FISIP UI 2008. Dalam materi yang disampaikannya, Bhakti mengangkat seorang tokoh Islam, Umar bin Khatab. Tidak banyak di antara para peserta Comdev yang mengenal Umar Bin Khatab, bahkan salah satu dari mereka mengatakan bahwa Umar Bin Khatab ialah pahlawan asal Aceh. Umar Bin Khatab dikenal sebagai seorang pahlawan yang pemberani dan dikenang oleh para kaum muslim di dunia.

Dalam kesimpulannya, Bhakti menyampaikan terdapat sebuah rumus untuk menjadi seseorang yang akan dikenang, minimal oleh orang-orang di sekitar kita, yakni KPK: Keberanian, Pengorbanan, Kesabaran. Pada intinya Bhakti ingin memberitahukan pada para peserta Comdev bahwa bukan tidak mungkin mereka akan menjadi orang-orang yang akan dikenang kebaikannya asalkan mereka mau berani, berkorban, dan sabar walalu saat ini mungkin masih dalam keadaan yang kurang beruntung.

Setelah mentoring, acara dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama, salat magrib berjamaah dan makan besar sambil mengakrabkan diri satu sama lain. Acara ini selesai pada pukul 7 malam, setelah menunaikan salat isya berjamaah.

[+/-] Selengkapnya...

Pelatihan Branding dan Pengemasan Produk


Dengan maksud agar para peserta Comdev BEM FISIP UI (para pemuda RT 08/03 Kelurahan Kemiri Muka, Depok) mengetahui betapa pentingnya merek dan pengemasan suatu produk, maka bertempat di Lapangan H. Musa RT 08/03 Kemiri Muka, Kepanitiaan Comdev Sosmas BEM FISIP UI melalui divisi marketing and product development pada hari Rabu, 24 September lalu, mengadakan pelatihan branding dan pengemasan produk. Hal ini penting karena nantinya para peserta Comdev akan menjual produk yang mereka hasilkan, khususnya briket organik, yakni bahan bakar alternatif yang bahannya berasal dari sekam kayu.

Pemaparan mengenai pentingnya merek dan pengemasan suatu produk ini disampaikan oleh Ajeng Radini Tonia dan Amri Pitoyo Priyadi. Ajeng juga menjelaskan tentang logo dan slogan (tagline) sebuah produk. Selanjutnya tiap peserta diminta untuk membuat merek dan menggambar logo versi mereka sendiri. Dalam pemaparannya, Ajeng memberikan berbagai contoh kasus. Misalnya saat ia menerangkan mengenai betapa sebuah produk akan jauh lebih menarik, bernilai dan memiliki harga yang lebih tinggi jika dikemas dengan menarik, Ajeng bertanya pada peserta "hayoo, kalau ada donat warung sama Dunkin Donuts yang dibungkus, kamu pilih yang mana?" sontak para peserta memilih pilihan yang kedua.

Dalam pelatihan ini, Amri sempat melontarkan penilaiannya mengenai pandangan konsumen terhadap kemasan sebuah produk. Salah satu hal penilaiannya ialah bahwa para calon konsumen yang berasal dari kalangan menengah ke atas akan memilih briket yang terkemas dengan rapi dan menarik, serta tidak membuat tangan mereka kotor, ketimbang briket yang hanya dibungkus dengan kantong plastik biasa. Berikutnya, Amri melatih para peserta untuk membuat kemasan produk briket yang akan dipasarkan oleh para peserta Comdev. Kemasan yang dibuat menggunakan bahan kertas Samsons, dan hasilnya seperti kemasan makanan dari restoran fastfood.

Setelah diadakannya pelatihan ini, selain agar para peserta Comdev mengetahui betapa pentingnya merek dan pengemasan suatu produk, diharapkan pula agar briket produksi mereka memiliki merek dan terkemas dengan rapi dan menarik sehingga memberi nilai lebih ketimbang produk briket lainnya.


[+/-] Selengkapnya...

Warung Amal Buka Lagi

Jumat, 19 September lalu Warung Amal kembali hadir di FISIP UI. Seperti minggu sebelumnya, Warung Amal kali ini juga masih mengusung teman 'kampung', dan terletak di belakang Restoran Korea FISIP UI. Menu yang ditambahkan memang masih sama, yakni beramal untuk pendidikan gratis kaum dhuafa, kesehatan gratis kaum dhuafa, peningkatan kualitas guru, pelestarian badak jawa, dan Community Development BEM FISIP UI. Namun, kali ini Warung Amal juga menjual 'Voucher Amal' yakni sebuah kartu berbentuk voucher pulsa yang berisikan jumlah nominal donasi dan pilihan untuk siapa donasimu disumbangkan. Banyak mahasiswa FISIP UI yang tampak antusias akan hadirnya Warung Amal ini, dan beberapa dari mereka berharap agar Warung Amal ini akan terus diadsakan di lain kesempatan.

Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh warga FISIP UI yang berkenan menyumbangkan donasinya melalui Menu Amal. Laporan keuangan hasil pendapatan Warung Amal akan kami publikasikan segera di website ini.

[+/-] Selengkapnya...

Warung Amal Hadir di FISIP UI

Jumat, 12 September 2008, Warung Amal hadir di FISIP UI, tepatnya di belakang Restoran Korea FISIP UI. Dengan nuansa warung kampung, yang berhiaskan jerami dan anyam-anyaman kayu, Warung Amal mernjadi tempat yang dapat kita gunakan untuk beramal sesuai pilihan yang tertera pada menu dan mencari tahu mengenai masing-masing pilihan tersebut. Dan untuk pilihan yang ada pada daftar menu di tanggal 12 September ialah Pendidikan Gratis untuk Dhuafa, Kesehatan Gratis untuk Dhuafa, Peningkatan Kualitas Guru, Program Pelestarian Badak Jawa, dan Community Development BEM FISIP UI.

Warung Amal yang buka dari jam 8 pagi sampai dengan jam 4 sore itu dikunjungi para pengunjung dengan jumlah yang cukup banyak. Mereka bertanya-tanya mengenai sasaran donasi mereka serta beramal sesuai dengan pilihan mereka. Selain itu, saat pelaksanaan acara ini berlangsung, terdapat juga para 'waiters' Warung Amal yang berkeliling FISIP UI sambil menjajakan daftar menu pada masyarakat FISIP UI. Untuk bulan September, Warung Amal akan hadir kembali pada hari Jumat, 19 September 2008, juga di belakang Restoran Korea FISIP UI.



(Warung Amal merupakan implementasi dari Program Menu Amal. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Program Menu Amal)




[+/-] Selengkapnya...

Training Motivasi dan Manajemen Keuangan untuk Peserta Comdev


Sabtu, 30 Agustus lalu, Departemen Sosmas BEM FISIP UI menyelenggarakan pelatihan motivasi dan pelatihan manajemen keuangan dalam satu hari sekaligus. Kedua pelatihan tersebut ditujukan bagi para peserta Comdev, yakni rekan-rekan pemuda RT 08/03 Kelurahan Kemiri Muka Depok. Acara yang dilaksanakan di ruang Yong Ma FISIP UI ini berlangsung mulai pukul 10.30 sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Sesi pertama ialah peltihan motivasi yang dibawakan oleh seorang trainer bernama Arif Dahsyat. Beliau membangkitkan semangat dan motivasi para peserta Comdev untuk terus maju dan pantang menyerah dalam menjalani tantangan-tantangan yang ada kedepannya. Acara dilanjutkan dengan makan siang dan nonton film bersama. Film yang diputar merupakan sebuah film dokumenter mengenai Comdev BEM FISIP UI. Berlanjut ke sesi kedua, acara diisi oleh Mas Wendy Setiady, seorang konsultan bisnis. Beliau memberikan materi dan pelatihan mengenai perputaran uang, mengatur keuangan, dan lain sebagainya. Hal tersebut ditujukan agar para peserta Comdev dapat mengelola penghasilan mereka sendiri dengan baik nantinya.

[+/-] Selengkapnya...